Sabtu, 30 Maret 2013

Ekspedisi Berandal Malam (Falsmania Sejati)

Ini adalah kisah perjalanan hidupku dalam mengejar cita-cita. Dan perjalanan ini dimulai sejak saya duduk di bangku SMA.

Saya adalah alumni SMA Negeri Banyumas tahun 2007. Selama 3 tahun saya menimba ilmu di sekolah tersebut. Salah satu sekolah terbaik yang ada di Kabupaten Banyumas. Masa-masa di SMA adalah masa-masa yang cukup menentukan dalam perjalanan hidup saya.

Sewaktu SMA saya berteman dengan orang-orang hebat. Dan mereka adalah orang-orang yang cukup berpengaruh dalam hidup saya. Sejak SMA saya hobi sekali mendengarkan musik. Hampir setiap hari saya menyetel radio di rumah.

Chanel radio yang dulu sering saya perdengarkan di rumah adalah Yasika FM Purwokerto, Vika FM Purbalingga, SBS FM Purbalingga dan Metro FM Purwokerto. Dan yang paling spesial menurut saya adalah Vika FM Purbalingga.

Setiap hari sabtu malam minggu Vika FM selalu menyiarkan acara yang khusus memutarkan lagu-lagu Iwan Fals. Dan sayapun sering sekali mengirimkan sms untuk request lagu. Iwan Fals adalah musisi favorit saya. Dan lagu milik Iwan Fals yang paling saya sukai adalah “Berandal Malam Di Bangku Terminal”

Lagunya enak didengar, sederhana namun penuh makna.

“Sampai kapan ku akan bertahan, dicaci langit tak sanggup menjerit” itu adalah penggalan lirik yang ada di dalam lagu tersebut. Lagu ini selanjutnya selalu menjadi soundtrack dalam hidup saya.
Saya menyukai Iwan Fals sejak SMA. Kakak laki-laki saya adalah seorang Falsmania Sejati. Di kamarnya banyak sekali poster Iwan Fals. Namun sejak kakak saya memutuskan untuk pergi merantau ke Malaysia, poster-poster yang ada di kamar kakak saya semuanya di bersihkan. Termasuk poster Iwan Fals yang besar-besar.

Pada saat SMA kelas 3 saya masuk ke kamar kakak saya. Lalu saya membuka lemari pakaian milik kakak saya. Dan di sana saya menjumpai sebuah kaset Iwan Fals. Lalu saya ambil kaset tersebut dan saya setel kaset tersebut di tape recorder. Ternyata lagu-lagunya Iwan Fals bagus-bagus. Ada banyak sekali pesan yang disampaikan Iwan Fals melalui lagunya tersebut. Dan tema lagunyapun cukup bervariasi. Dari mulai kritik sosial, pertemanan sampai percintaan.

Sejak saat itulah saya mulai menyukai Iwan Fals. Dan mulai saat itu saya mentasbihkan diri sebagai seorang “Falsmania Sejati”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.