Dunia mahasiswa memang dunia yang mengasyikan. Selama 4tahun menjadi
mahasiswa, sudah banyak sekali suka duka yang saya rasakan. Dari mulai
pusing gara-gara banyak tugas sampai pusing gara-gara krisis financial.
Itu dukanya, kalau sukanya mungkin jadi bisa punya banyak teman.
Sewaktu masih kuliah saya mempunyai banyak sekali teman dengan berbagai karakteristik. Ada yang jenius, ada yang pemalas, ada yang pemalu, ada yang gokil, ada yang dandananya selalu trendi, ada yang nyleneh, dan ada pula loh yang cuma modal dengkul.
Mahasiswa modal dengkul banyak saya jumpai di kampus tempat saya menimba ilmu dulu. Mahasiswa seperti ini sebenernya serba pas-pasaan. Otak pas-pasan, tampang pas-pasan, bahkan dompetpun juga pas-pasan.
Namun anehnya mahasiswa jenis ini prestasi akademiknya tergolong bagus dan memuaskan. Yah kalau untuk IPK tidak kurang dari 2,75. Awalnya saya sempat kaget kenapa bisa seperti itu. Dan ternyata setelah saya amati, semua itu tak lepas dari kehebatan berstrategi.
Mahasiswa modal dengkul punya strategi yang cukup jitu untuk meraih prestasi yang memuaskan. Strateginya sebenernya sangat sederhana, namun terbukti ampuh. Mereka cukup mendekati salah satu cewe rajin yang ada di kampus, terus menjadikan mereka pacar. Setelah itu baru dech mulai cuap-cuap.
Kebanyakan mahasiswa cewe memang rajin-rajin banget. Mereka rajin mengerjakan tugas dari dosen. Inilah yang selalu dimanfaatkan oleh mahasiswa modal dengkul. Mahasiswa modal dengkul tidak pernah mengerjakan tugasnya sendiri. Mereka selalu minta tolong pacarnya untuk mengerjakan. Jadi seberat apapun tugas dari dosen pasti akan selesai tepat waktu.
Dan bukan cuma minta tolong mengerjakan tugas dari dosen. Mahasiswa modal dengkul biasanya juga minta tolong pacarnya untuk mengerjakan soal pas ujian. Yah minim-minimnya pacarnya dijadikan sumber contekanlah.
Jadi setelah mengetahui ini semua saya sudah tidak kaget lagi kenapa prestasi mahasiswa modal dengkul cukup bagus dan memuaskan. Cukup menggelikan memang, tapi itulah mahasiswa. Punya style dan gayanya sendiri-sendiri.
Sewaktu masih kuliah saya mempunyai banyak sekali teman dengan berbagai karakteristik. Ada yang jenius, ada yang pemalas, ada yang pemalu, ada yang gokil, ada yang dandananya selalu trendi, ada yang nyleneh, dan ada pula loh yang cuma modal dengkul.
Mahasiswa modal dengkul banyak saya jumpai di kampus tempat saya menimba ilmu dulu. Mahasiswa seperti ini sebenernya serba pas-pasaan. Otak pas-pasan, tampang pas-pasan, bahkan dompetpun juga pas-pasan.
Namun anehnya mahasiswa jenis ini prestasi akademiknya tergolong bagus dan memuaskan. Yah kalau untuk IPK tidak kurang dari 2,75. Awalnya saya sempat kaget kenapa bisa seperti itu. Dan ternyata setelah saya amati, semua itu tak lepas dari kehebatan berstrategi.
Mahasiswa modal dengkul punya strategi yang cukup jitu untuk meraih prestasi yang memuaskan. Strateginya sebenernya sangat sederhana, namun terbukti ampuh. Mereka cukup mendekati salah satu cewe rajin yang ada di kampus, terus menjadikan mereka pacar. Setelah itu baru dech mulai cuap-cuap.
Kebanyakan mahasiswa cewe memang rajin-rajin banget. Mereka rajin mengerjakan tugas dari dosen. Inilah yang selalu dimanfaatkan oleh mahasiswa modal dengkul. Mahasiswa modal dengkul tidak pernah mengerjakan tugasnya sendiri. Mereka selalu minta tolong pacarnya untuk mengerjakan. Jadi seberat apapun tugas dari dosen pasti akan selesai tepat waktu.
Dan bukan cuma minta tolong mengerjakan tugas dari dosen. Mahasiswa modal dengkul biasanya juga minta tolong pacarnya untuk mengerjakan soal pas ujian. Yah minim-minimnya pacarnya dijadikan sumber contekanlah.
Jadi setelah mengetahui ini semua saya sudah tidak kaget lagi kenapa prestasi mahasiswa modal dengkul cukup bagus dan memuaskan. Cukup menggelikan memang, tapi itulah mahasiswa. Punya style dan gayanya sendiri-sendiri.
