Ini adalah seri ke-3 dari tulisan saya yang berjudul
“PGSD UNDERCOVER”. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas salah
satu karakter dosen yang ada di PGSD FKIP UNS KAMPUS VI KEBUMEN.
Ada salah satu karakter dosen yang cukup unik di kampus tempat saya menimba ilmu dulu. Walaupun karakternya cenderung negatif. Karakter yang saya maksud adalah karakter “Dosen Cabul”. Saya tidak akan menyebutkan siapa nama dosen tersebut, karena saya menghormati yang namanya kode etik. Dan saya menulis tulisan ini juga bukan bermaksud untuk membeberkan aib seseorang. Di sini saya cuma pingin menyampaikan fakta seputar PGSD yang mungkin tidak diketahui oleh dunia luar.
PGSD FKIP UNS KAMPUS VI KEBUMEN yang terkenal sebagai pabrik pencetak calon guru ternyata mempunyai dosen gebleg. Dosen yang mempunyai otak cabul. Dosen tersebut adalah seorang laki-laki yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak. Tapi aneh, walaupun sudah berkeluarga dan mempunyai anak beliau ini masih saja hobi mendekati mahasiswi-mahasiswi yang cantik-cantik.
Suatu saat saya pernah menjumpai beliau sedang duduk berhimpitan dengan seorang mahasiswi di lobi kampus. Dan pernah juga saya melihat beliau berjalan dengan seorang mahasiswi sambil merangkulnya.
Saya tidak begitu kaget dengan pemandangan tersebut. Karena itu terjadi bukan hanya sekali, tapi berkali-kali. Perlakuan dosen tersebut sangat spesial kepada para mahasiswi, terutama kepada mahasiswi yang cantik-cantik dan berpenampilan menarik.
Dulu waktu saya masih kuliah di situ, saya mempunyai seorang teman mahasiswi yang boleh dibilang cantik dan berpenampilan cukup menarik. Dia mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan sang dosen. Kalau menurut saya sebenernya dia sih tidak begitu pintar. Tapi dia nilainya selalu bagus untuk mata kuliah yang diajarkan oleh sang dosen cabul.
Otaknya yang sangat cabul ternyata membuat pola pikir dosen tersebut tidak objektif. Siapa saja yang cantik-cantik dan dekat dengan dosen tersebut pasti akan mendapatkan nilai yang bagus. Walaupun sebenernya mahasiswa tersebut tidak begitu pintar. Nilai A adalah suatu bayaran bagi mahasiswa cantik dan berpenampilan menarik yang mau dekat dengan sang dosen cabul.
Selain hobi mendekati mahasiswi yang cantik-cantik, ternyata sang dosen juga mempunyai hobi lain yang cukup unik. Beliau hobi sekali mengumpulkan “File Fakir Miskin” dari para mahasiswanya.
“File Fakir Miskin” adalah istilah yang dia ciptakan sendiri. File fakir miskin artinya adalah file yang isinya orang-orang yang sangat miskin atau orang-orang yang tidak mempunyai baju dan busana. Pasti para pembaca sudah tau apa yang saya maksud.
Ada seorang kakak kelas yang pernah bercerita kepada saya. Katanya kalau dia ketemu dengan sang dosen pasti selalu dimintai file fakir miskinnya. Pernah saya melihat dia pulang dari kampus dan saya tanya dia habis ngapain di kampus. Dan dia menjawab “habis setor file fakir miskin kepada pak dosen”. Jadi bisa dipastikan sang dosen cabul menyimpan banyak sekali file fakir miskin di laptopnya.
Ada salah satu karakter dosen yang cukup unik di kampus tempat saya menimba ilmu dulu. Walaupun karakternya cenderung negatif. Karakter yang saya maksud adalah karakter “Dosen Cabul”. Saya tidak akan menyebutkan siapa nama dosen tersebut, karena saya menghormati yang namanya kode etik. Dan saya menulis tulisan ini juga bukan bermaksud untuk membeberkan aib seseorang. Di sini saya cuma pingin menyampaikan fakta seputar PGSD yang mungkin tidak diketahui oleh dunia luar.
PGSD FKIP UNS KAMPUS VI KEBUMEN yang terkenal sebagai pabrik pencetak calon guru ternyata mempunyai dosen gebleg. Dosen yang mempunyai otak cabul. Dosen tersebut adalah seorang laki-laki yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak. Tapi aneh, walaupun sudah berkeluarga dan mempunyai anak beliau ini masih saja hobi mendekati mahasiswi-mahasiswi yang cantik-cantik.
Suatu saat saya pernah menjumpai beliau sedang duduk berhimpitan dengan seorang mahasiswi di lobi kampus. Dan pernah juga saya melihat beliau berjalan dengan seorang mahasiswi sambil merangkulnya.
Saya tidak begitu kaget dengan pemandangan tersebut. Karena itu terjadi bukan hanya sekali, tapi berkali-kali. Perlakuan dosen tersebut sangat spesial kepada para mahasiswi, terutama kepada mahasiswi yang cantik-cantik dan berpenampilan menarik.
Dulu waktu saya masih kuliah di situ, saya mempunyai seorang teman mahasiswi yang boleh dibilang cantik dan berpenampilan cukup menarik. Dia mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan sang dosen. Kalau menurut saya sebenernya dia sih tidak begitu pintar. Tapi dia nilainya selalu bagus untuk mata kuliah yang diajarkan oleh sang dosen cabul.
Otaknya yang sangat cabul ternyata membuat pola pikir dosen tersebut tidak objektif. Siapa saja yang cantik-cantik dan dekat dengan dosen tersebut pasti akan mendapatkan nilai yang bagus. Walaupun sebenernya mahasiswa tersebut tidak begitu pintar. Nilai A adalah suatu bayaran bagi mahasiswa cantik dan berpenampilan menarik yang mau dekat dengan sang dosen cabul.
Selain hobi mendekati mahasiswi yang cantik-cantik, ternyata sang dosen juga mempunyai hobi lain yang cukup unik. Beliau hobi sekali mengumpulkan “File Fakir Miskin” dari para mahasiswanya.
“File Fakir Miskin” adalah istilah yang dia ciptakan sendiri. File fakir miskin artinya adalah file yang isinya orang-orang yang sangat miskin atau orang-orang yang tidak mempunyai baju dan busana. Pasti para pembaca sudah tau apa yang saya maksud.
Ada seorang kakak kelas yang pernah bercerita kepada saya. Katanya kalau dia ketemu dengan sang dosen pasti selalu dimintai file fakir miskinnya. Pernah saya melihat dia pulang dari kampus dan saya tanya dia habis ngapain di kampus. Dan dia menjawab “habis setor file fakir miskin kepada pak dosen”. Jadi bisa dipastikan sang dosen cabul menyimpan banyak sekali file fakir miskin di laptopnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.