Satu hal yang perlu diingat oleh guru dan para orang
tua. Bahwa karakter anak itu bisa terbentuk oleh ucapan guru dan orang
tuanya. Oleh karena itu kita sebagai guru dan orang tua harus
berhati-hati dalam memberikan label pada anak.
Kalau kita melabeli anak dengan label negatif, maka dia akan mempunyai karakter yang negatif. Dan juga sebaliknya, kalau kita ingin anak kita mempunyai karakter positif maka kita harus memberikan label yang positif pada anak-anak kita.
Guru dan orang tua kadang sering sekali tidak sadar mengenai hal ini. Sehingga mereka lebih sering memberikan label negatif pada anak. Kita sebagai guru dan orang tua seharusnya bisa bertindak secara bijak, dengan cara mengganti label yang negatif itu menjadi positif.
Misalnya label anak “susah dibilangin” harus diganti menjadi “berpendirian teguh” atau “berkemauan keras”. Dan mulai sekarang gunakanlah label “kreatif” untuk anak yang sebelumnya kita labeli sebagai anak yang “nakal”. Mudah-mudahan ini bisa jadi awal dirinya menjadi lebih baik.
Tugas guru adalah mencari sisi positif dari siswanya, walaupun kecil dan sederhana tapi sangatlah bermakna.
Kalau kita melabeli anak dengan label negatif, maka dia akan mempunyai karakter yang negatif. Dan juga sebaliknya, kalau kita ingin anak kita mempunyai karakter positif maka kita harus memberikan label yang positif pada anak-anak kita.
Guru dan orang tua kadang sering sekali tidak sadar mengenai hal ini. Sehingga mereka lebih sering memberikan label negatif pada anak. Kita sebagai guru dan orang tua seharusnya bisa bertindak secara bijak, dengan cara mengganti label yang negatif itu menjadi positif.
Misalnya label anak “susah dibilangin” harus diganti menjadi “berpendirian teguh” atau “berkemauan keras”. Dan mulai sekarang gunakanlah label “kreatif” untuk anak yang sebelumnya kita labeli sebagai anak yang “nakal”. Mudah-mudahan ini bisa jadi awal dirinya menjadi lebih baik.
Tugas guru adalah mencari sisi positif dari siswanya, walaupun kecil dan sederhana tapi sangatlah bermakna.