Menapaki terjalnya jalan berbatu
Di sudut kota tempatku melepas rindu
Angin dan teriknya cahya mentari seolah-olah menghalangiku
Aku yang terus berlari berharap segera menemukanmu
Tubuhku mungkin tak sekokoh dulu
Seperti saat pertama kali kita bertemu
Tapi asal kau tau
Cintaku takkan pernah tumbang oleh waktu
Tak perlu kau pertanyakan lagi
Untuk apa aku berlari
Karena semua sudah menjadi bukti
Aku pergi membelah hujan dan pulang mempersembahkan pelangi
Sudah saatnya aku menikmati
Semua yang aku dapati
Bersamamu sang belahan hati
Di sini, di bawah pelukan pelangi
Di sudut kota tempatku melepas rindu
Angin dan teriknya cahya mentari seolah-olah menghalangiku
Aku yang terus berlari berharap segera menemukanmu
Tubuhku mungkin tak sekokoh dulu
Seperti saat pertama kali kita bertemu
Tapi asal kau tau
Cintaku takkan pernah tumbang oleh waktu
Tak perlu kau pertanyakan lagi
Untuk apa aku berlari
Karena semua sudah menjadi bukti
Aku pergi membelah hujan dan pulang mempersembahkan pelangi
Sudah saatnya aku menikmati
Semua yang aku dapati
Bersamamu sang belahan hati
Di sini, di bawah pelukan pelangi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.