Ada sebagian orang yang berfirkir bahwa musik dangdut
itu musik kampungan dan tidak keren. Mungkin termasuk saya. Yah itu
dulu. Dulu peminat musik dangdut memang adalah kalangan orang-orang
pinggiran atau marjinal. Tapi sekarang dangdut disukai oleh semua
kalangan.
Dulu memang saya tidak menyukai musik dangdut. Saya lebih cenderung menyukai musik-musik POP dan Rock. Saya benci sekali kalau ada orang yang menyetel lagu-lagu dangdut. Dan sekarang ternyata berubah 180 derajat. Setelah mencoba mendengarkan lagu-lagu dangdut secara sekilas, saya mulai berfikir. Ternyata dangdut itu asyik juga, terutama untuk joged dan bergoyang.
Awalanya saya mendengarkan musik dangdut memang terpaksa. Sejak saya memutuskan untuk hijrah ke kota Palembang, saya selalu berusaha untuk menyesuaikan diri dengan keadaan di sini. Termasuk selera musik. Memang kebanyakan orang-orang Palembang itu sangat menyukai lagu-lagu dangdut atau lagu-lagu melayu. Itu terbukti ketika ada acara pesta pernikahan. Hampir di setiap acara pesta pernikahan orang-orang Palembang, pasti selalu ada orkes musik dangdutnya. Ya minim-minimnya organ tunggal. Tidak terbatas di kalangan atas saja. Tapi di kalangan orang-orang bawahpun juga begitu. Orkes musik dangdut seperti sebuah hiburan yang wajib ada di pesta pernikahan.
Suatu saat saya diundang di acara pesta pernikahan teman guru. Di situ ada orkes dangdutnya. Saya lihat, ternyata para pejabat dimulai dari kepala dinas, kepala cabdin, pengawas sekolah, kepala sekolah, kepala desa semuanya ikut menyumbangkan lagu dangdut di acara tersebut. Walaupun suaranya sumbang karena yang terpenting adalah kontribusi.
Mulai saat itu juga saya merenung. Berarti saya harus menyukai musik dangdut dan harus bisa menyanyikan lagu dangdut. Karena suatu saat kalau saya menjadi pegawai atasan, pasti akan disuruh menyumbangkan lagu dangdut juga di acara pesta pernikahan. Bahkan bukan cuma di acara pesta pernikahan. Di acara perpisahan sekolahpun ada orkes dangdutnya.
Akhirnya saya mulai browsing & downloading lagu-lagu dangdut di internet. Berawal dari itu semua, saya mulai menyukai lagu-lagu dangdut. Awalnya memang terpaksa, tapi akhirnya terbiasa.
Beberapa lagu dangdut saya sukai dan saya pelajari antara lain:
1. Rhoma Irama - Gelandangan (Ini lagu dangdut favorit saya)
2. Rhoma Irama - Kehilangan (Ini juga favorit
3. Rhoma Irama - Menunggu
4. Jaja Miharja - Cinta Sabun Mandi
5. Evie Tamala - Kandas
Kelima lagu dangdut tersebut saya pelajari. Memang kebanyakan adalah lagu dari Raja Dangdut Rhoma Irama. Karena menurut saya lagu-lagu dangdut yang tidak berat dan mudah dipelajari adalah lagu-lagu beliau.
Dulu memang saya tidak menyukai musik dangdut. Saya lebih cenderung menyukai musik-musik POP dan Rock. Saya benci sekali kalau ada orang yang menyetel lagu-lagu dangdut. Dan sekarang ternyata berubah 180 derajat. Setelah mencoba mendengarkan lagu-lagu dangdut secara sekilas, saya mulai berfikir. Ternyata dangdut itu asyik juga, terutama untuk joged dan bergoyang.
Awalanya saya mendengarkan musik dangdut memang terpaksa. Sejak saya memutuskan untuk hijrah ke kota Palembang, saya selalu berusaha untuk menyesuaikan diri dengan keadaan di sini. Termasuk selera musik. Memang kebanyakan orang-orang Palembang itu sangat menyukai lagu-lagu dangdut atau lagu-lagu melayu. Itu terbukti ketika ada acara pesta pernikahan. Hampir di setiap acara pesta pernikahan orang-orang Palembang, pasti selalu ada orkes musik dangdutnya. Ya minim-minimnya organ tunggal. Tidak terbatas di kalangan atas saja. Tapi di kalangan orang-orang bawahpun juga begitu. Orkes musik dangdut seperti sebuah hiburan yang wajib ada di pesta pernikahan.
Suatu saat saya diundang di acara pesta pernikahan teman guru. Di situ ada orkes dangdutnya. Saya lihat, ternyata para pejabat dimulai dari kepala dinas, kepala cabdin, pengawas sekolah, kepala sekolah, kepala desa semuanya ikut menyumbangkan lagu dangdut di acara tersebut. Walaupun suaranya sumbang karena yang terpenting adalah kontribusi.
Mulai saat itu juga saya merenung. Berarti saya harus menyukai musik dangdut dan harus bisa menyanyikan lagu dangdut. Karena suatu saat kalau saya menjadi pegawai atasan, pasti akan disuruh menyumbangkan lagu dangdut juga di acara pesta pernikahan. Bahkan bukan cuma di acara pesta pernikahan. Di acara perpisahan sekolahpun ada orkes dangdutnya.
Akhirnya saya mulai browsing & downloading lagu-lagu dangdut di internet. Berawal dari itu semua, saya mulai menyukai lagu-lagu dangdut. Awalnya memang terpaksa, tapi akhirnya terbiasa.
Beberapa lagu dangdut saya sukai dan saya pelajari antara lain:
1. Rhoma Irama - Gelandangan (Ini lagu dangdut favorit saya)
2. Rhoma Irama - Kehilangan (Ini juga favorit
3. Rhoma Irama - Menunggu
4. Jaja Miharja - Cinta Sabun Mandi
5. Evie Tamala - Kandas
Kelima lagu dangdut tersebut saya pelajari. Memang kebanyakan adalah lagu dari Raja Dangdut Rhoma Irama. Karena menurut saya lagu-lagu dangdut yang tidak berat dan mudah dipelajari adalah lagu-lagu beliau.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.