Ayunan langkahku semakin berat
Sepintas seperti berjalan di tempat
Mencoba berlari menjemput mimpi
Cemooh dan teriakan pesimis terus kudapati
Semuanya sudah aku fikirkan
Perjalanan ini penuh dengan tekanan
Entah ilusi, halusinasi ataupun sugesti
Aku takan pernah menyerah itu pasti
Semua orang berhak mencaci
Tapi tidak untuk menghakimi
Tunggu saja suatu saat nanti
Kau akan menjilat ludahmu sendiri
Kesempatan selalu terbuka lebar
Sudah pasti aku harus bersabar
Doa dan usaha terus kulakukan
Hasil akhir ada di genggaman tuhan
Ini tentang sebuah perjalanan
Seorang anak manusia mencoba mengalahkan angan
Mimpi adalah kekuatanya
Doa dan usaha adalah senjatanya

Sepintas seperti berjalan di tempat
Mencoba berlari menjemput mimpi
Cemooh dan teriakan pesimis terus kudapati
Semuanya sudah aku fikirkan
Perjalanan ini penuh dengan tekanan
Entah ilusi, halusinasi ataupun sugesti
Aku takan pernah menyerah itu pasti
Semua orang berhak mencaci
Tapi tidak untuk menghakimi
Tunggu saja suatu saat nanti
Kau akan menjilat ludahmu sendiri
Kesempatan selalu terbuka lebar
Sudah pasti aku harus bersabar
Doa dan usaha terus kulakukan
Hasil akhir ada di genggaman tuhan
Ini tentang sebuah perjalanan
Seorang anak manusia mencoba mengalahkan angan
Mimpi adalah kekuatanya
Doa dan usaha adalah senjatanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.