Langit kali ini meneteskan air matanya di bumi sriwijaya
Bumi para penikmat senja
Apakah kisah rinduku ini sangat mengharukan
Sampai-sampai langitpun tak sanggup menahan derai air matanya
Air mata langit terus menetes
Mengiringi senjaku yang semakin temaram
Tak banyak yang bisa aku lakukan
Selain merenung menikmati aroma tetesan air mata langit
Aku sadar malam akan segera datang
Mencoba menutupi temaram senja yang mengharukan
Tapi aku tak rela jika langit dipaksa tersenyum
Hanya demi keindahan malam yang tegar ditinggalkan bulan
Malam tetaplah malam
Bagiku tetap indah tanpa kehadiran bintang bulan
Dan langit tetaplah langit
Bagiku tetap cerah walaupun air mata bercucuran
Bumi para penikmat senja
Apakah kisah rinduku ini sangat mengharukan
Sampai-sampai langitpun tak sanggup menahan derai air matanya
Air mata langit terus menetes
Mengiringi senjaku yang semakin temaram
Tak banyak yang bisa aku lakukan
Selain merenung menikmati aroma tetesan air mata langit
Aku sadar malam akan segera datang
Mencoba menutupi temaram senja yang mengharukan
Tapi aku tak rela jika langit dipaksa tersenyum
Hanya demi keindahan malam yang tegar ditinggalkan bulan
Malam tetaplah malam
Bagiku tetap indah tanpa kehadiran bintang bulan
Dan langit tetaplah langit
Bagiku tetap cerah walaupun air mata bercucuran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.