Rabu, 20 Maret 2013

Kalian Semua adalah Guru

Ada beberapa teman yang mencoba bertanya kepada saya. Kenapa kamu memilih jalan hidup menjadi guru? Bukankah masih banyak profesi lain selain guru?
Lalu dengan bangganya sayapun menjawab "Sebenarnya saya tidak pernah memilih menjadi guru, tetapi memang saya dilahirkan menjadi seorang guru".
Mungkin itu jawaban yang tidak masuk akal dan terdengar sangat lebay. Tetapi bagi yang mau berfikir, itu adalah jawaban yang normal-normal saja.

Karena kita semua memang terlahir menjadi seorang guru. Dan makna "guru" itu sangat luas. Guru bukan cuma orang yang profesinya ngajar di dalam kelas sambil menuliskan materi di papan tulis. Tapi lebih dari itu. Semua orang yang mengajarkan sesuatu kepada orang lain bisa disebut guru. Tak peduli apakah yang diajarkanya itu adalah hal yang baik ataupun hal yang buruk.

Kenapa saya bisa berkata seperti itu? Karena Mak Lampir juga dipanggil guru oleh muridnya yang bernama Gerandong. Padahal yang diajarkan oleh Mak Lampir itu adalah kesesatan, angkara murka dan kebencian.

Tapi apakah kita mau menjadi guru ilmu hitam seperti Mak Lampir? Sebaiknya jangan. Kalau mau jadi guru ya jadilah guru yang baik dan ajarkan hanya yang baik-baik. Insya Allah semua itu akan bernilai ibadah.

Mengutip ucapan teman saya yang bernama Miftakhul Firdauz, "Kalau kita sudah siap menjadi guru berarti kita harus siap belajar". Belajar apa saja dan pada siapa saja. Semua orang adalah guru dan semua hal adalah sumber belajar. Dan kita kalau mau belajar juga tidak perlu repot-repot mencari guru kesana kemari. Karena orang yang siap belajar itu pasti akan menemukan guru di mana saja.

Kuntilanak bisa jadi adalah seorang guru. Karena dia sudah mengajarkan pada kita, bahwa sesulit apapun hidup dan seberat apapun masalah kita harus tetap tertawa menghadapinya. Tidak perlu sedih apa lagi menangis. Kata WS Rendra hidup itu bukan untuk mengeluh dan mengaduh. Tapi hidup adalah untuk mengolah hidup.

Tuyul bisa jadi adalah seorang guru. Karena dia sudah mengajarkan pada kita bahwa hidup mandiri itu tidak mengenal usia. Kita harus bisa hidup mandiri sejak dini. Sepertinya yang sudah dicontohkan oleh tuyul, kecil-kecil sudah bisa cari uang sendiri.

Pocong bisa jadi adalah seorang guru. Dia dari dulu pakainya cuma itu-itu saja. Berarti dia sudah mengajarkan tentang kesederhanaan hidup pada kita. Apapun yang kita punya harus tetap disyukuri. Tidak perlu hidup bermewah-mewahan dan menghabur-hamburkan uang hanya untuk sesuatu yang tidak penting.

Dan Genderuwo juga bisa jadi adalah seorang guru. Karena walaupun wujudnya sangat jelek bahkan adalah paling jelek diantara super hero lainya, tetapi dia tetap bangga dan percaya diri. Berarti dia sudah mengajarkan pada kita tentang pentingnya kepercayaan diri dalam hidup. Manusia tidak ada yang sempurna, semua punya kekurangan. Tetapi kekurangan tersebut tidak boleh menjadikan kita minder dan tidak percaya diri. Percayalah pad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.