Pagi itu adalah pertemuan kami berdua.
Di dalam sebuah acara seminar di kampus tempatku kuliah.
Aku bertemu dengan seorang gadis yang benar-benar cantik.
Badanya tinggi, langsing, rambutnya hitam lurus dan kulitnya putih.
Saat aku sedang duduk di kursi peserta seminar bagian paling depan, tiba-tiba dia mengampiriku.
Lalu dia menyapaku dan mengajaku berkenalan.
Nama gadis cantik itu adalah Mawar.
Dia meminta nomer hape dan alamat rumahku.
Lalu setelah aku kasih nomer hape dan alamat rumahku, dia langsung bergegas pergi.
Perasaanku pada saat itu biasa-biasa saja.
Hingga ada salah satu teman yang mengirim sms padaku.
“Cie kayaknya ada yang lagi berbunga-bunga nih?”
Begitulah bunyi sms yang aku dapat dari temenku.
Akupun langsung membalasnya
“Maksudnya apa bro?”
Dia menjawab
“Ya tadi yang nyamperin kamu itu adalah salah satu penggemarmu bro?”
Aku masih bingung dengan sms temanku itu. Dan akupun langsung segera membalas untuk meminta penjelasan.
“Pengemar apaan bro? Emangnya artis punya penggemar.”
“Ya gadis yang bernama Mawar tadi itu adalah penggemar kamu bro. Dia anak kedokteran. Dia sudah lama mengamati kamu. Dia itu teman SMAku. Dia sering curhat sama aku. Katanya sekarang dia lagi naksir sama kamu.”
Aku tetap saja bingung setelah mendapatkan penjelasan temanku.
Aku gak percaya. Mana mungkin ada gadis cantik anak kedokteran yang suka padaku.
Padahal tampangku kan biasa-biasa saja.
Lagiyan tadi saat aku sedang ngobrol dan menatap matanya, kayaknya gak ada deh tanda-tanda kalau dia naksir sama aku.
Atau jangan-jangan aku yang tak mampu membaca matanya?
Di dalam sebuah acara seminar di kampus tempatku kuliah.
Aku bertemu dengan seorang gadis yang benar-benar cantik.
Badanya tinggi, langsing, rambutnya hitam lurus dan kulitnya putih.
Saat aku sedang duduk di kursi peserta seminar bagian paling depan, tiba-tiba dia mengampiriku.
Lalu dia menyapaku dan mengajaku berkenalan.
Nama gadis cantik itu adalah Mawar.
Dia meminta nomer hape dan alamat rumahku.
Lalu setelah aku kasih nomer hape dan alamat rumahku, dia langsung bergegas pergi.
Perasaanku pada saat itu biasa-biasa saja.
Hingga ada salah satu teman yang mengirim sms padaku.
“Cie kayaknya ada yang lagi berbunga-bunga nih?”
Begitulah bunyi sms yang aku dapat dari temenku.
Akupun langsung membalasnya
“Maksudnya apa bro?”
Dia menjawab
“Ya tadi yang nyamperin kamu itu adalah salah satu penggemarmu bro?”
Aku masih bingung dengan sms temanku itu. Dan akupun langsung segera membalas untuk meminta penjelasan.
“Pengemar apaan bro? Emangnya artis punya penggemar.”
“Ya gadis yang bernama Mawar tadi itu adalah penggemar kamu bro. Dia anak kedokteran. Dia sudah lama mengamati kamu. Dia itu teman SMAku. Dia sering curhat sama aku. Katanya sekarang dia lagi naksir sama kamu.”
Aku tetap saja bingung setelah mendapatkan penjelasan temanku.
Aku gak percaya. Mana mungkin ada gadis cantik anak kedokteran yang suka padaku.
Padahal tampangku kan biasa-biasa saja.
Lagiyan tadi saat aku sedang ngobrol dan menatap matanya, kayaknya gak ada deh tanda-tanda kalau dia naksir sama aku.
Atau jangan-jangan aku yang tak mampu membaca matanya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.