Jumat, 29 Maret 2013

Pasar Tradisional Di Dusun Terpencil

Saya adalah seorang guru yang ditempatkan di daerah terpencil. Saya di tempatkan di Kecamatan Pemulutan Selatan, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Di kecamatan tempat saya bertugas ada sebuah pasar tradisional. Pasar tersebut hanya buka seminggu sekali, yaitu pada hari Senin. Orang-orang dusun biasa menyebut pasar tradisional tersebut dengan sebutan “KALANGAN”.

Lokasi kalanganya sendiri adalah di desa Sungai Lebung. Sungai Lebung merupakan desa yang menjadi ibu kota Kecamatan Pemulutan Selatan. Setiap hari Senin banyak sekali orang-orang yang datang ke kalangan. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang asli Pemulutan Selatan. Sedangkan para penjualnya kebanyakan adalah orang-orang datang dari kota, seperti Palembang dan Indralaya.

Kalangan mulai buka dari jam 06.00 sampai jam 14.00. Kalangan menyediakan semua keperluan yang dibutuhkan oleh orang-orang Pemulutan Selatan. Dari mulai sayuran, buah-buahan, makanan, ikan, baju, sepatu, peralatan sekolah, peralatan kosmetik, handphone, dsb.

Jadi walaupun cuma pasar tradisional tapi di situ semuanya tersedia. Kalau harga-harga barang yang dijual di kalangan boleh dibilang cukup mahal. Karena lokasinya di dusun terpencil, sehingga para penjual membutuhkan ongkos yang cukup banyak untuk bisa sampai di dusun tersebut.

Kalangan ini sudah ada sejak lama. Dan sampai sekarang masih tetap eksis. Kalangan merupakan tempat belanja andalan orang-orang Pemulutan Selatan. Karena kalau mau berbelanja di pasar yang ada di kota, lokasinya cukup jauh dan membutuhkan waktu berjam-jam untuk sampai ke sana. Ongkos yang diperlukan juga banyak. Dan yang paling sulit adalah karena minimnya alat transportasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.