Sabtu, 30 Maret 2013

Ditantang Nikah Sama Asmirandah

Senin malam pukul 19.00, aku diundang oleh keluarganya Gita untuk makan malam di rumahnya. Hari ini papanya ulang tahun. Di rumahnya ada acara kecil-kecilan. Aku tentu tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Ini adalah moment yang tepat untuk melakukan pendekatan dengan Om Erwin papanya Gita.

Mesin mobil aku nyalakan, dan akupun langsung meluncur menuju rumahnya Gita. Gita ini adalah pacar gelapku. Aku jadian sama dia baru 3 bulan yang lalu. Dia ceweku yang kedua. Selain Gita aku masih punya cewe satu lagi. Namanya Asmirandah, pacarku yang pertama. Aku menjalankan hubungan cinta segitiga ini secara rapih. Sehingga tidak ada seorangpun yang tahu kalau aku mempunyai dua cewe. Maklum, sebagai pria aku punya segalanya.

Apapun yang cewe butuhkan aku punya. Wajahku tampan, punya pekerjaan tetap, dan aku termasuk keluarga pejabat. Papaku adalah anggota DPR. Sedangkan mamaku adalah seorang kepala rumah sakit swasta di Jakarta. Dengan bermodalkan semuanya ini aku bisa mendapatkan apa saja yang aku suka. Termasuk cewe-cewe cantik.

15 menit setelah pukul 19.00 aku nyampe di rumahnya Gita. Akupun langsung disapa oleh senyum ramah seluruh penghuni rumah.

“Selamat malam om tante”
aku langsung bersalaman dengan mama dan papanya Gita.

“Om selamat ulang tahun yah?”
Kataku sambil memberikan sebuah kado berisikan jam tangan yang berlapiskan berlian.

Acara makan malampun dimulai. Setelah selesai makan, papa dan mamanya Gita langsung pergi menuju kamar. Sedangkan aku duduk berdua bersama Gita di ruang tamu. Kami ngobrol ke sana ke mari soal hubungun cinta kita. Sampai tak terasa jam ditanganku sudah menunjukan pukul 21.00.

Akupun langsung pamit pulang kepada Gita dan keluarganya. Dengan mengendarai mobil fortuner warna silver aku menuju rumah. Tapi di tengah jalan tiba-tiba handphoneku berbunyi. Sepintas kulihat layar HP, ternyata yang menelponku adalah pacarku yang pertama Asmirandah.

Telpon langsung aku angkat.

“Sayang di mana kamu?”
Tanya Asmirandah

“E aku lagi di jalan sayang”

“Jam segini masih di jalan? Emangnya kamu dari mana?”

“Oh ini sayang. Tadi aku ada acara makan malam bersama rekan bisnis.”

“Kamu gak usah bohong !!! Coba kamu jawab jujur, kamu habis dari mana !!!”
Tanya Asmirandah dengan nada membentak.

“Iya aku gak bohong sayang. Aku memang habis ada acara makan malam sama rekan bisnisku.”

“Aku gak percaya !!! Tega kamu yah sayang? Selama ini kamu sudah membongi aku terus. Ternyata di belakangku kamu punya cewe lain !!!”

Akupun langsung tersentak mendengar jawaban dari Asmirandah. Hatiku langsung bertanya-tanya, bagaimana dia bisa tahu kalau aku punya pacar gelap.

“Maksudnya apa sayang? Aq gak ngerti apa yang kamu maksudkan. Tadi aku memang ada acara malam dengan rekan bisnis”
Jawabku pura-pura tidak tahu. Sambil menutupi apa yang sebenarnya terjadi.

“Bohong !!! Kamu kok tega banget sih ngelakui ini semua ke aku. Padahal aku kan sayang banget sama aku.”
Jawab Asmirandah sambil menangis.

“Sayang dengarkan aku dulu. Akan aku jelaskan semuanya.”

“Gak perlu !!! Aku sudah tahu semuanya !!! Sekarang aku cuma butuh bukti. Kalau kamu memang benar-benar cinta sama aku, aku mau besok kita menikah !!! Buktikan kalau kamu memang cinta !!! Nikahi aku besok. Kalau nggak, mending kita putus sekarang juga !!!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.