Menjadi mahasiswa selain penuh dengan rintangan, tantangan dan tekanan
ternyata juga penuh dengan keajaiban. Setidaknya itulah yang pernah saya
rasakan.
Saya menjadi mahasiswa dari tahun 2007 sampai tahun 2011. Dengan rincian, tahun 2007-2009 menjadi mahasiswa D2 PGSD (Semester 1-4) dan tahun 2009-2011 menjadi mahasiswa S1 PGSD (Semester 5-8). Selama 4 tahun menjadi mahasiswa, saya pernah mendapatkan 6 keajaiban besar yang sampai kapankun tidak akan pernah saya lupakan. Apa saja 6 keajaiban besar tersebut? Dibawah ini akan saya coba paparkan secara singkat.
1. IP 3,89 di Semester 4
Ini adalah keajaiban pertama yang saya dapatkan. Saya sempat terkejut pada waktu itu ketika mengambil Kartu Hasil Studi. Ternyata IP saya 3,89. Saya belum pernah mendapatkan IP sebesar itu. Dan di semester 4 yang mendapatkan IP 3,89 itu cuma 2 orang. Yaitu saya dan teman saya yang perempuan. IP saya di semester 1,2,3 memang tidak pernah stabil dan tidak begitu memuaskan. Sehingga IP 3,89 di semester 4 ini sangat membantu untuk mengkatrol IP saya sebelumnya yang tidak begitu memuaskan. Alhasil ketika lulus D2 PGSD IPK sayapun menjadi tiga koma.
2. Mendapatkan Nilai A Walaupun Tidak Ikut Ujian Praktek
Keajaiban yang kedua ini saya dapatkan ketika kuliah S1 tepatnya di semester 6. Pada waktu itu saya sedang sakit sehingga tidak bisa ikut ujian praktek musik. Tapi alhamdulilah untuk mata kuliah tersebut saya tetap mendapatkan nilai A. Bagi para pembaca atau teman kompasianer yang ingin tahu kisah lengkap saya yang mendapatkan nilai A walaupun tidak ikut ujian praktek, buka saja tulisan saya sebelumnya yang berjudul "Mahasiswa Gila Itu Kini Sudah Menjadi Guru (Bagian 1)" dan "Mahasiswa Gila Itu Kini Sudah Menjadi Guru (Bagian 2)".
3. Lulus Seleksi CPNS
Keajaiban yang ketiga ini terjadi di semester 7. Saya rasa ini adalah keajaiban termanis dan paling berkesan. Pada tahun 2010 saya masih semester 7. Kebetulan pada waktu itu sedang ada seleksi CPNS. Saya yang sudah berbekal ijazah D2 PGSD pun mencoba mendaftar. Dan alhamdulilah diterima. Waktu itu persaingan sangat ketat. Saya mencoba 4 kali ikut tes cpns. Dan yang berhasil cuma 1. Yang 3 gagal. Sehingga saya merasa ini adalah keajaiban paling berkesan selama menjadi mahasiswa.
4. IP 3,75 di Semester 7
Lagi-lagi saya kembali dikejutkan soal IP. Memang tidak sebesar semester 4 dulu. Tapi sudah cukup membantu. Dengan IPK sementara yang sudah tiga koma setidaknya menjadikan saya lebih tenang ketika menghadapi semester 8. Dimana di semester tersebut cuma ada satu mata kuliah yaitu skripsi.
5. Semestes 7 Bebas Uang Registrasi.
Sistem registrasi atau pembayaran uang kuliah di kampus saya kuliah dulu menggunakan sistem menabung. Jadi uang yang akan kita gunakan untuk membayar registrasi ditabung dulu atau dimasukan ke dalam rekening mahasiswa pribadi. Setelah kita melakukan registrasi online di intenet, uang registrasi yang kita tabungkan akan otomatis diambil oleh pihak Bank. Tapi anehnya setelah sekian lama ternyata uang registrasi yang saya tabungkan tidak pernah diambil oleh pihak Bank. Bahkan ketika saya sudah lulus S1 pun uang registrasi semester 7 tersebut masih ada di rekening. Padahal waktu saya menabung uang registrasi semester 8 uangnya langsung diambil oleh pihak Bank. Sehingga uang registrasi semester 7 pun akhirnya saya tarik kembali. Lumayankan, kuliah 4 semester tapi bayarnya cuma 3 semester
Hehehehehehe
Lagiyan ini kan bukan kesalahan saya, tapi kesalahan pihak Bank.
6. Lulus S1 dan Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd)
Bagi sebagian orang mungkin ini adalah hal biasa. Tapi bagi saya ini adalah hal luar biasa. Pada bulan Februari 2011 SK CPNS saya turun. Sehingga saya yang pada waktu itu sedang rajin-rajinya konsultasi skripsi mau tidak mau harus meninggalkan pulau Jawa dan terbang ke pulau Sumatra untuk menjalankan tugas negara. Jarak antara pulau Sumatra dan pulau Jawa yang sangat jauh ternyata tidak cukup untuk meruntuhkan semangat saya yang ingin sekali lulus S1. Dan walaupun jarak ke kampus begitu jauh, saya tetap bisa menyelesaikan kuliah. Pada bulan Juli 2011 saya lulus S1 dan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd). Padahal pada waktu itu teman-teman saya yang lain, yang rumahnya dekat kampus masih banyak yang belum lulus. Bahkan ujian skripsipun banyak yang belum. Inilah yang membuat teman-teman saya kagum. Semangat saya yang luar biasa mampu mengalahkan jarak yang begitu jauh.
6 keajaiban besar yang sangat luar biasa. Sampai kapanpun saya tidak akan pernah melupakan hal itu.
Kata Jose Mourinho keajaiban itu cuma datang satu kali. Kalau yang berkali-kali bukan keajaiban namanya, tetapi kehebatan.
Tapi kalau menurut saya pribadi, keajaiban ini karena campur tangan tuhan. Dialah yang maha berkehendak. Manusia cuma bisa berdoa dan berusaha. Yang menentukan hasil akhirnya adalah tuhan. Keajaiban yang saya dapat ini adalah bukti bahwa tuhan itu maha besar.
Saya menjadi mahasiswa dari tahun 2007 sampai tahun 2011. Dengan rincian, tahun 2007-2009 menjadi mahasiswa D2 PGSD (Semester 1-4) dan tahun 2009-2011 menjadi mahasiswa S1 PGSD (Semester 5-8). Selama 4 tahun menjadi mahasiswa, saya pernah mendapatkan 6 keajaiban besar yang sampai kapankun tidak akan pernah saya lupakan. Apa saja 6 keajaiban besar tersebut? Dibawah ini akan saya coba paparkan secara singkat.
1. IP 3,89 di Semester 4
Ini adalah keajaiban pertama yang saya dapatkan. Saya sempat terkejut pada waktu itu ketika mengambil Kartu Hasil Studi. Ternyata IP saya 3,89. Saya belum pernah mendapatkan IP sebesar itu. Dan di semester 4 yang mendapatkan IP 3,89 itu cuma 2 orang. Yaitu saya dan teman saya yang perempuan. IP saya di semester 1,2,3 memang tidak pernah stabil dan tidak begitu memuaskan. Sehingga IP 3,89 di semester 4 ini sangat membantu untuk mengkatrol IP saya sebelumnya yang tidak begitu memuaskan. Alhasil ketika lulus D2 PGSD IPK sayapun menjadi tiga koma.
2. Mendapatkan Nilai A Walaupun Tidak Ikut Ujian Praktek
Keajaiban yang kedua ini saya dapatkan ketika kuliah S1 tepatnya di semester 6. Pada waktu itu saya sedang sakit sehingga tidak bisa ikut ujian praktek musik. Tapi alhamdulilah untuk mata kuliah tersebut saya tetap mendapatkan nilai A. Bagi para pembaca atau teman kompasianer yang ingin tahu kisah lengkap saya yang mendapatkan nilai A walaupun tidak ikut ujian praktek, buka saja tulisan saya sebelumnya yang berjudul "Mahasiswa Gila Itu Kini Sudah Menjadi Guru (Bagian 1)" dan "Mahasiswa Gila Itu Kini Sudah Menjadi Guru (Bagian 2)".
3. Lulus Seleksi CPNS
Keajaiban yang ketiga ini terjadi di semester 7. Saya rasa ini adalah keajaiban termanis dan paling berkesan. Pada tahun 2010 saya masih semester 7. Kebetulan pada waktu itu sedang ada seleksi CPNS. Saya yang sudah berbekal ijazah D2 PGSD pun mencoba mendaftar. Dan alhamdulilah diterima. Waktu itu persaingan sangat ketat. Saya mencoba 4 kali ikut tes cpns. Dan yang berhasil cuma 1. Yang 3 gagal. Sehingga saya merasa ini adalah keajaiban paling berkesan selama menjadi mahasiswa.
4. IP 3,75 di Semester 7
Lagi-lagi saya kembali dikejutkan soal IP. Memang tidak sebesar semester 4 dulu. Tapi sudah cukup membantu. Dengan IPK sementara yang sudah tiga koma setidaknya menjadikan saya lebih tenang ketika menghadapi semester 8. Dimana di semester tersebut cuma ada satu mata kuliah yaitu skripsi.
5. Semestes 7 Bebas Uang Registrasi.
Sistem registrasi atau pembayaran uang kuliah di kampus saya kuliah dulu menggunakan sistem menabung. Jadi uang yang akan kita gunakan untuk membayar registrasi ditabung dulu atau dimasukan ke dalam rekening mahasiswa pribadi. Setelah kita melakukan registrasi online di intenet, uang registrasi yang kita tabungkan akan otomatis diambil oleh pihak Bank. Tapi anehnya setelah sekian lama ternyata uang registrasi yang saya tabungkan tidak pernah diambil oleh pihak Bank. Bahkan ketika saya sudah lulus S1 pun uang registrasi semester 7 tersebut masih ada di rekening. Padahal waktu saya menabung uang registrasi semester 8 uangnya langsung diambil oleh pihak Bank. Sehingga uang registrasi semester 7 pun akhirnya saya tarik kembali. Lumayankan, kuliah 4 semester tapi bayarnya cuma 3 semester
Hehehehehehe
Lagiyan ini kan bukan kesalahan saya, tapi kesalahan pihak Bank.
6. Lulus S1 dan Mendapatkan Gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd)
Bagi sebagian orang mungkin ini adalah hal biasa. Tapi bagi saya ini adalah hal luar biasa. Pada bulan Februari 2011 SK CPNS saya turun. Sehingga saya yang pada waktu itu sedang rajin-rajinya konsultasi skripsi mau tidak mau harus meninggalkan pulau Jawa dan terbang ke pulau Sumatra untuk menjalankan tugas negara. Jarak antara pulau Sumatra dan pulau Jawa yang sangat jauh ternyata tidak cukup untuk meruntuhkan semangat saya yang ingin sekali lulus S1. Dan walaupun jarak ke kampus begitu jauh, saya tetap bisa menyelesaikan kuliah. Pada bulan Juli 2011 saya lulus S1 dan mendapatkan gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd). Padahal pada waktu itu teman-teman saya yang lain, yang rumahnya dekat kampus masih banyak yang belum lulus. Bahkan ujian skripsipun banyak yang belum. Inilah yang membuat teman-teman saya kagum. Semangat saya yang luar biasa mampu mengalahkan jarak yang begitu jauh.
6 keajaiban besar yang sangat luar biasa. Sampai kapanpun saya tidak akan pernah melupakan hal itu.
Kata Jose Mourinho keajaiban itu cuma datang satu kali. Kalau yang berkali-kali bukan keajaiban namanya, tetapi kehebatan.
Tapi kalau menurut saya pribadi, keajaiban ini karena campur tangan tuhan. Dialah yang maha berkehendak. Manusia cuma bisa berdoa dan berusaha. Yang menentukan hasil akhirnya adalah tuhan. Keajaiban yang saya dapat ini adalah bukti bahwa tuhan itu maha besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.