Pak Barkah adalah seorang guru SD. Beliau diberi tugas untuk mengajar
di kelas 2. Pak Barkah termasuk guru senior yang cukup berpengalaman.
Sabar dan penyayang adalah karakter beliau.
Perangainya yang wibawa namun lembut membuat beliau sangat disukai oleh siswa-siswanya. Beliau sangat perhatian terhadap siswanya layaknya anak sendiri.
Pada saat jam istirahat ada seorang siswa kelas 2 yang duduk sendirian di dalam kelas. Lalu Pak Barkah sebagai wali kelas 2 berusaha untuk menghampiri siswa tersebut. Dan terjadilah percakapan di antar mereka berdua.
Pak Barkah: Hay Bela kok sendirian di sini? Sedang ngapain kamu?
Bela: Sedang makan pak
Pak Barkah: Oh makan. Makan apa Bela?
Bela: Makan roti pak. Pak guru mau gak?
Pak Barkah: Wah maaf Bela Pak Guru tadi sudah makan di kantor, jadi sekarang masih kenyang. Bela, pak guru boleh tanya sesuatu sama kamu gak?
Bela: Iya boleh Pak. Pak guru mau tanya apa?
Pak Barkah: Bela kamu tau gak makanan apa yang paling enak sedunia?
Bela: Oh aku tau Pak Guru. Pasti es krim yah?
Pak Barkah: Hehehe bukan Bela.
Bela: Oh kalau begitu pasti hamburger yah pak?
Pak Barkah: Hemm bukan juga Bela.
Bela: Lah terus apa dong Pak Guru?
Pak Barkah: Bela, makanan yang paling enak sedunia itu adalah makanan yang ada di resepsi pernikahan kita nanti.
Bela: Ciyuz ??? Miapah ???
Dor….Dor….Dor….
Tiba-tiba terdengar suara tembakan. Dan ternyata Pak Barkah ditembak dari belakang oleh Kepala Sekolah. Begitulah akhir cerita tragis seorang guru pedofilia. Mohon teman-teman guru jangan menirunya yah? Karena ini adalah adegan yang sangat berbahaya. Selain ditembak oleh kepala sekolah, bisa-bisa anda juga diciduk oleh Kak Seto Mulyadi dan kawan-kawan dari KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK.
Perangainya yang wibawa namun lembut membuat beliau sangat disukai oleh siswa-siswanya. Beliau sangat perhatian terhadap siswanya layaknya anak sendiri.
Pada saat jam istirahat ada seorang siswa kelas 2 yang duduk sendirian di dalam kelas. Lalu Pak Barkah sebagai wali kelas 2 berusaha untuk menghampiri siswa tersebut. Dan terjadilah percakapan di antar mereka berdua.
Pak Barkah: Hay Bela kok sendirian di sini? Sedang ngapain kamu?
Bela: Sedang makan pak
Pak Barkah: Oh makan. Makan apa Bela?
Bela: Makan roti pak. Pak guru mau gak?
Pak Barkah: Wah maaf Bela Pak Guru tadi sudah makan di kantor, jadi sekarang masih kenyang. Bela, pak guru boleh tanya sesuatu sama kamu gak?
Bela: Iya boleh Pak. Pak guru mau tanya apa?
Pak Barkah: Bela kamu tau gak makanan apa yang paling enak sedunia?
Bela: Oh aku tau Pak Guru. Pasti es krim yah?
Pak Barkah: Hehehe bukan Bela.
Bela: Oh kalau begitu pasti hamburger yah pak?
Pak Barkah: Hemm bukan juga Bela.
Bela: Lah terus apa dong Pak Guru?
Pak Barkah: Bela, makanan yang paling enak sedunia itu adalah makanan yang ada di resepsi pernikahan kita nanti.
Bela: Ciyuz ??? Miapah ???
Dor….Dor….Dor….
Tiba-tiba terdengar suara tembakan. Dan ternyata Pak Barkah ditembak dari belakang oleh Kepala Sekolah. Begitulah akhir cerita tragis seorang guru pedofilia. Mohon teman-teman guru jangan menirunya yah? Karena ini adalah adegan yang sangat berbahaya. Selain ditembak oleh kepala sekolah, bisa-bisa anda juga diciduk oleh Kak Seto Mulyadi dan kawan-kawan dari KOMNAS PERLINDUNGAN ANAK.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan tuliskan komentarnya ya sobat? Kritik dan saran dari sobat semuanya akan sangat bermanfaat bagi penulis.